A.
Definisi Wartawan
Wartawan
adalah orang yang hidup dan berkerja sebagai anggota redaksi surat kabar baik
sebagai redaksi yang bertanggung jawab terhadap isi berita maupun korespionden
yang mencari dan menyusun berita
B.
Jenis-jenis wartawan
1. Wartawan
yang tidak menerima amplop, yakni wartawan yang mengutamakan keprofesionalan
dalam menjalankan tugasnya sebagai wartawan.
2. Wartawan
yang menerima amplop, yakni menerima uang diluar gaji sebagai wartawan terutama
dalam pencarian berita yang sering meminta imabalan.
3. Wartawan
yang memperalat pers untuk mendapatkan uang
C.
Syarat-syarat wartawan
1. Tahu
yang menarik
2. Selalu
ingin tahu, dalam mecari berita selalu mangunakan 5 W + 1 H
3. Mampu
observasi
D.
Jenis –jenis observasi
1. Observasi
partisipankan, yakni wartawan terlibat langsuang dalam peliputan berita
2. Observasi
nonpartisipankan, yakni wartawan tidak terlibat langsung namun mengambil berita
melalui saksi yang akurat
3. Observasi
diam-diam, yakni wartawan yang mencari berita dengan menyamarkan diri dan
menyusup diam-diam terhadap obyek peliputan
E.
Sumber berita
1.
Observasi langsung dan tidak
langsung dari situasi berita.
2.
Proses wawancara.
3.
Pencarian atau penelitian
bahan-bahan melalui dokumen publik.
4.
Partisipasi dalam peristiwa.
F.
System Beat
a.
Keuntungannya :
1. Sumber
yakni pengembangan sumber menjadi keuntungan utama karena hubungan yang dekat
dengan sumber berita membuat wartawan mudah mendapatkan berita dengan akses
langsung
2. Kontinuitas,
yakni wartwan yang selalu bersama sumber berita menjadikan berita yang
diliputnya berkesimambungan dan pengembangan beritanya menjadi akurat, lengkap
dan bebas dari kekeliruan.
3. Pengamatan,
yakni peliputan yang rutin terhadap suatu berita akan membantu wartawan
mengenal lingkungan atau kondisi sehingga menghasilkan berita yang berkualitas
b.
Kekurangannya :
1. Perkoncoan
2. Prasangka
3. Lamur
4. Ego
5. Sempit
6. Melemah
G. Menulis
berita
Ada lima syarat menulis berita, yaitu:
1.
Kejujuran: apa yang dimuat dalam berita harus
merupakan fakta yang benar-benar terjadi. Wartawan tidak boleh memasukkan fiksi
ke dalam berita.
2.
Kecermatan: berita harus benar-benar seperti
kenyataannya dan ditulis dengan tepat. Seluruh pernyataan tentang fakta maupun
opini harus disebutkan sumbernya.
4.
Kelengkapan dan kejelasan:
Berita yang lengkap adalah berita yang memuat jawaban atas pertanyaan who, what, why, when, where, dan how.
Tulisan harus ringkas namun tetap jelas yaitu memuat semua informasi
penting.
Berita yang lengkap adalah berita yang memuat jawaban atas pertanyaan who, what, why, when, where, dan how.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar